Surabaya, 6 Agustus 2026 – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan STKIP Al Hikmah Surabaya menjalin kolaborasi strategis melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pendampingan penyusunan soal literasi berorientasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi guru SMP Labschool UNESA. Kerja sama ini mempertegas komitmen kedua perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang pendidikan melalui penguatan kompetensi asesmen guru.
Kegiatan
bertajuk “Pendampingan Penyusunan Soal Literasi Berorientasi Tes Kemampuan
Akademik (TKA) sebagai Upaya Penguatan Asesmen Pembelajaran Guru di SMP
Labschool UNESA 1” ini menjadi wujud konkret sinergi UNESA dan STKIP Al Hikmah
Surabaya dalam mendampingi sekolah mitra. Program yang dilaksanakan di SMP
Labschool UNESA 1 tersebut diikuti oleh guru IPS, Bahasa Indonesia, dan
Matematika dari SMP Labschool UNESA 1, 2, dan 3 sebagai sasaran utama penguatan kapasitas asesmen.
Melalui
kolaborasi ini, UNESA dan STKIP Al Hikmah Surabaya secara bersama‑sama
merancang desain pendampingan, menyiapkan materi, dan menghadirkan narasumber
lintas keilmuan. Kedua institusi berbagi peran UNESA mengoptimalkan keunggulan
akademiknya dalam pengembangan asesmen, sementara STKIP Al Hikmah Surabaya
memperkuat aspek metodologi pembelajaran dan pengembangan soal yang
berorientasi pada penalaran serta literasi peserta didik.
Tiga
narasumber utama dihadirkan sebagai representasi kolaborasi antarlembaga, yakni
Dr. Hendri Prastiyono, M.Pd., dari Program Studi Pendidikan IPS UNESA, Dr.
Abdul Kholiq, M.Pd., dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
UNESA, serta Moch. Lutfianto, M.Pd., Wakil Ketua II STKIP Al Hikmah Surabaya,
untuk bidang Matematika. Kehadiran para narasumber dari dua perguruan tinggi
ini memberikan perspektif yang saling melengkapi dalam penyusunan soal literasi
berorientasi TKA.
Ketua
tim pengusul, Dr. Asnimawati, M.Pd.,
memimpin pelaksanaan PKM dengan melibatkan seluruh anggota tim yang merupakan
dosen UNESA dan STKIP Al Hikmah Surabaya, yaitu Dr. Nuansa Bayu Segara, S.Pd., M.Pd., Dr. Hendri Prastiyono, M.Pd., Dr.
Silvi Nur Afifah, S.Pd., M.Pd., Dr. Durrotun Nafisah, S.Pd., M.Pd., Muhammad
Ilyas Marzuqi, S.Pd., M.Pd., dan Nurul Hasanah, M.Pd.. Keterlibatan
penuh para anggota tim ini mencerminkan penguatan jejaring kerja sama
antarpakar untuk mendampingi guru dalam menghasilkan instrumen asesmen yang
lebih berkualitas.
Proses
pendampingan dilakukan secara intensif melalui penyampaian materi, diskusi, dan
praktik penyusunan soal, di mana dosen UNESA dan STKIP Al Hikmah Surabaya
secara bersama‑sama memberikan umpan balik atas soal yang dikembangkan guru.
Kolaborasi langsung di ruang pelatihan ini mendorong guru untuk lebih kritis
memperhatikan kualitas stimulus, tingkat tuntutan berpikir, serta ketepatan
opsi jawaban agar soal yang dihasilkan benar‑benar mengukur kemampuan akademik
dan literasi peserta didik secara bermakna.
Kegiatan
tatap muka ini menjadi awal dari rangkaian pendampingan berkelanjutan yang juga
dirancang bersama oleh UNESA dan STKIP Al Hikmah Surabaya melalui dua pertemuan
daring lanjutan untuk menelaah dan menyempurnakan soal. Melalui kerja sama yang
erat ini, kedua perguruan tinggi menegaskan perannya sebagai mitra strategis
sekolah dalam membangun budaya asesmen yang reflektif, berorientasi penalaran,
serta mendukung terwujudnya pendidikan inklusif dan berkualitas sesuai agenda
SDGs.