Festival Parade Busana dalam Peringatan 2025 STKIP Al Hikmah Surabaya: Perpaduan Bahasa, Budaya, dan Kreativitas Mahasiswa

Surabaya, 28 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa Nasional, STKIP Al Hikmah Surabaya kembali menggelar agenda tahunan yang selalu dinantikan, yakni Festival Parade Busana 2025. Acara ini menampilkan kreativitas mahasiswa dalam mengekspresikan kecintaan terhadap bahasa dan budaya Indonesia melalui rancangan busana yang unik dan penuh makna.

Mahasiswa Tampilkan Karya Inspiratif Bernuansa Nusantara


Gambar 1. Parade Busana Nusantara 

Bertempat di Ruang Arofah Kampus STKIP Al Hikmah Surabaya, acara berlangsung meriah dengan partisipasi aktif mahasiswa dari berbagai program studi. Para peserta melakukan parade busana dengan menggabungkan unsur tradisional dan modern khas Nusantara.

Tema-tema seperti Keanggunan Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Palembang bersatu menjadi sorotan utama dalam parade tahun ini. Warna-warna kain tradisional berpadu harmonis dengan desain modern, menciptakan suasana yang memancarkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

“Festival Parade Busana bukan sekadar fashion show, tetapi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide dan mengekspresikan nilai budaya melalui karya nyata,” ujar Ustadz Riyan Surya Putra, M.Pd., selaku Ketua Panitia Bulan Bahasa 2025.

“Kami ingin bahasa dan budaya Indonesia tidak hanya dipelajari secara teoretis, tapi juga dirayakan dan dihidupkan dalam bentuk kreativitas,” tambahnya.

Perayaan Bulan Bahasa Penuh Warna dan Makna

Tidak hanya parade busana, peringatan Bulan Bahasa di STKIP Al Hikmah Surabaya juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan literasi dan seni. Di antaranya “terbunuhnya Atmo Karpo oleh mahasiswa, lomba musikalisasi puisi, talkshow & Book Signing bersama Ahmad Rifa’I Rif’an bersama Gramedia, dan penampilan musikalisasi puisi oleh mahasiswa. Kegiatan-kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan bakat seni, kemampuan berbahasa, sekaligus memperdalam makna sejarah perjuangan bangsa.

Gambar 2. Penulis Ahmad Rifa’I Rif’an Bersama Tim Gramedia bersama

Ketua STKIP Al Hikmah Surabaya, Ustadz Zainal Abidin, S.Si., M.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap antusiasme mahasiswa.

“Festival ini merupakan contoh pembelajaran yang bermakna. Bahasa Indonesia tidak hanya diajarkan di ruang kelas, tetapi juga dihidupkan melalui karya, ekspresi, dan semangat nasionalisme. Kami bangga melihat mahasiswa mampu menggabungkan nilai akademik, budaya, dan estetika dalam satu panggung,” tuturnya.

Gambar 3. Sambutan Ketua STKIP Al Hikmah Surabaya

Ikon Kreativitas Kampus yang Terus Berkembang

Dari tahun ke tahun, Festival Parade Busana telah menjadi ikon kegiatan kampus STKIP Al Hikmah Surabaya yang selalu ditunggu. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan karya estetis, tetapi juga menyampaikan pesan kuat bahwa bahasa dan budaya merupakan identitas bangsa yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Dengan semangat kolaboratif dan inovatif, mahasiswa STKIP Al Hikmah Surabaya terus membuktikan bahwa belajar bahasa bisa menjadi pengalaman yang kreatif, menyenangkan, dan inspiratif.